Artikel: Pentingnya Pendidikan Bagi Kehidupan Masyarakat
Pentingnya Pendidikan Bagi Kehidupan Masyarakat
Oleh: candra yudistira
Oleh: candra yudistira
Pada umumya, Pendidikan di Indonesia masih sangat minim. Faktanya
terlihat jelas dibeberapa daerah terdapat sekolah-sekolah yang
perlengkapannya kurang memadai untuk para Siswa. Bahkan ada beberapa
bangunan Sekolah yang kurang layak untuk digunakan. Seperti halnya
didaerah pelosok-pelosok yang daerahnya memang sulit terjangkau.
Di Indonesia kurang lebih 64 % buta aksara adalah perempuan. Di
Sulawesi Barat (Sulbar) sekitar 7,6 % dari 1.000.000 buta aksara.
Kemudian, jumlah anak putus sekolah SD setiap tahun rata-rata berjumlah
600.000 hingga 700.000 siswa. Sementara itu, jumlah mereka yang tidak
menyelesaikan sekolahnya di SMP sekitar 150.000 sampai 200.000 orang.
Sebagian anak yang putus Sekolah, mereka adalah pengamen-pengamen
jalanan. Mereka terpaksa bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Padahal usia mereka masih dini. Hal itudipicu oleh faktor kemiskinan
yang masih merajalela di Indonesia.
Mereka yang buta aksara sangat membutuhkan tenaga sukarelawan yang
dapat mengajar dan membimbimg mereka belajar membaca dan menulis. Dan
siswa-siswa yang putus Sekolah juga sangat membutuhkan uluran tangan
dari para sukarelawan. Baik itu berupa tenaga, dana, atau pikiran. Uang
sebesar Rp 10.000.000,00 sangatlah berarti untuk mereka yang sangat
membutuhkan. Jika saya mampu, saya akan menyumbangkan uang itu untuk
kepentingan pendidikan di Indonesia.
Untuk meningkatkan minat baca dikalangan masyarakat, perlu
didirikannya perpustakaan keliling yang bisa menunjang proses belajar
mengajar. Akan tetapi, umunya setelah perpustakaan itu telah lama
berjalan, semakin lama minat baca masyarakat menjadi berkurang. Hal ini
bisa diatasi dengan mengadakan Pentas Seni tiap tahunnya yang didalamnya
mengandung pesan amanat tentang pentingnya pendidikan bagi masyarakat.
Selain Pentas Seni, buku-buku hasil dari sumbangan para sukarelawan juga
sangat dibutuhkan. Dengan demikian, jumlah minat baca masyarakat akan
meningkat.
Selain bentuk solidaritas dengan mendirikan perpustakaan keliling,
Pentas Seni, serta sumbangan buku-buku, yang terpenting adalah adanya
kesadaran dari Pemerintah, Guru, Siswa, Orang Tua, dan seluruh bagian
dari masyarakat tentang pentingnya pendidikan bagi kehidupan masyarakat
di Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar